Daycare atau Bersama Orang Tua? Mana yang lebih baik?

Published by Tyas PN on

Parent with children

Parent with children

Kasih sayang kepada buah hati tentunya merupakan salah satu hal yang pasti dimiliki oleh setiap orangtua. Mereka tentunya menginginkan hal yang terbaik yang akan selalu diberikan kepada anak-anaknya. Namun sejatinya kini banyak orangtua yang sibuk berkarir namun tetap ingin anaknya terdidik dengan baik dan tetap mendapatkan rasa kasih sayang sepenuhnya.

Parent with children

Parent with children

Pada bahasan artikel kali ini, penulis ingin mengulas tentang pengasuhan anak melalui Daycare atau oleh Kakek Nenek yang memiliki masing-masing kelebihan serta kekurangannya. Pada penelitian yang dilakukan oleh Dr. Kathleen McCartney seorang profesor psikologi dari University of New Hampshire dan peneliti NICHD STUDY , menyebutkan bahwa jika anak pada usia pre-sekolah dititipkan pada sebuah Daycare banyak aspek positif yang ditemui diantaranya adalah :

  1. Hubungan akan tetap baik antara ibu dan anak
  2. Lebih mandiri dan dapat dengan mudah bersosialisasi pada lingkungan yang baru
  3. Kinerja kognitif lebih tinggi
  4. Keterampilan bahasa yang tinggi serta kesiapan anak untuk menuju masa sekolah yang lebih baik

Disamping itu perlu diperhatikan pula untuk pemilihan daycare dan ada beberapa kekurangan yang hal ini dapat menjadi sebuah pertimbangan bagi orangtua. Seperti yang telah dikutip oleh homedayecare.com adalah :

  1. Anak-anak yang dititipkan di daycare cenderung tertular oleh penyakit bila ada temannya yang sedang sakit.
  2. Memerlukan usaha lebih bagi orangtua untuk memberikan waktu dalam mengantar dan menjemput anak setiap harinya.
  3. Biaya yang relatif tinggi, terlebih bagi Anda memilih daycare yang telah teruji dan berkualitas serta faktor lokasi sebagai penentuan untuk perbedaan dalam hal biaya.

Hal tersebut menjadikan perhatian besar bagi orangtua untuk menentukan daycare yang tepat untuk sang buah hati. Apakah daycare tersebut dapat membantu orangtua dalam mendidik anak atau bahkan membuat anak justru lebih tidak nyaman?

grandparent

grandparent

Kekhawatiran-kekhawatiran seperti inilah yang selalu terpikirkan oleh sebagian besar orangtua untuk memberikan sesuatu yang terbaik bagi anak. Salah satu alternatif lainnya adalah anak-anak atau si buah hati bersama kakek neneknya. Namun disamping itu pula banyak faktor-faktor yang menjadi kelebihan maupun kekurangannya.

Dikutip oleh salah satu situs dosenpsikologi.com ada beberapa kelebihan jika anak bersama kakek dan neneknya, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Anak bisa bersikap bijaksana dimana seorang anak dapat mendapatkan pola asuh yang jauh lebih berpengalaman dari kakek dan neneknya.
  2. Anak menjadi lebih dewasa karena masukan atau nasihat seorang kakek atau nenek biasanya lebih didengar oleh anak dibandingkan dengan orangtua.
  3. Mampu bersosialisasi dengan baik. Biasanya orangtua terkadang membatasi atau mengekang anak terhadap lingkungan. Namun kakek atau nenek biasanya lebih membebaskan dalam bersosialisasi namun tetap pada pengawasan.
grandparent

grandparent

Hal-hal di atas merupakan beberapa kelebihan jika anak bersama kakek atau neneknya. Kini penulis juga mengulas tentang kekurangan-kekurangan yang didapatkan jika anak bersama kakek atau neneknya. Sebuah situs health.usnews.com  mengutip dari news health by Heidi Godman yaitu beberapa faktor yang menjadi kekurangan jika anak bersama kakek atau neneknya. Faktor-faktor tersebut adalah :

  1. Faktor kemungkinan lupa untuk beberapa hal yang berkaitan pada aktivitas anak seperti  menjemput anak dari sekolah atau memberi tahu pembantu untuk menyiapkan makanan untuk anak.
  2. Faktor fisik yang tidak lagi mendukung untuk sigap dan cepat tanggap. Hal tersebut sangat berbahaya jika anak bermain di area berbahaya seperti di tangga atau di tempat-tempat berbahaya lainnya.
  3. Faktor stress menjadi salah satu alasan bahwa peran kakek atau nenek sudah seharusnya tenang dalam menikmati masa-masa tua. Bisa jadi dengan aktifnya anak dapat membuat sang kakek atau nenek menjadi stress.
  4. Ketidakpahaman kakek atau nenek terhadap teknologi yang dapat berakibat kurangnya pengawasan penggunaan gadget oleh anak.

Nah dari hal-hal diatas perlu disampaikan kembali bahwa peran orangtua lah yang dapat menentukan kembali untuk memberikan sesuatu yang terbaik untuk anak. Pada ulasan-ulasan diatas tentu saja dari keduanya memiliki kelebihan maupun kekurangannya masing-masing. Jika anda memilih daycare ataupun memilih anak bersama kakek neneknya tetap saja peran dan kasih sayang orang tua seutuhnya tetap jauh lebih baik untuk sang buah hati.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Berita

Virtual Reality Game dan BTS (Bangtan Sonyeondan)

Pengenalan tempat – tempat bersejarah, budaya, binatang, kuliner dan tempat wisata di indonesia kepada anak dapat merangsang otak untuk berimajinasi dan melatih kreatifitas, dengan metode pembelajaran yang unik dan menarik akan memberikan motifasi kepada anak Read more…

Berita

Sejarah Perkembangan Augmented Reality

Augmented Reality adalah sebuah teknologi yang ‘menggabungkan’ dimensi dunia nyata dan dimensi dunia maya, yang ditampilkan secara realtime (waktu nyata) dengan menggunakan kamera sebagai media yang menjembatani antara kedua dimensi. Teknologi Augmented Reality saat ini mulai Read more…

Berita

Mengenang sejarah melalui Teknologi AR/VR ? Bagaimana bisa ?

Yogyakarta merupakan kota istimewa yang selalu hadir untuk memberikan kesan istimewa pada setiap orang yang hadir untuk sekedar berliburan, atau menuntut ilmu hingga orang-orang yang memilih untuk tetap tinggal untuk menghabiskan masa tuanya di kota Read more…