Virtual Reality Game dan BTS (Bangtan Sonyeondan)

Published by Aisyah F on

Pengenalan tempat – tempat bersejarah, budaya, binatang, kuliner dan tempat wisata di indonesia kepada anak dapat merangsang otak untuk berimajinasi dan melatih kreatifitas, dengan metode pembelajaran yang unik dan menarik akan memberikan motifasi kepada anak untuk meningkatkan rasa ingin tahunya menggalih lebih dalam dari informasi yang sudah ada.

Lalu bagaimana cara memberikan penyampain yang unik dan menarik ini ?

Kalian pasti sudah tahu tentang AR/VR dari banyaknya sumber – sumber di internet yang menunjukan kebolehan dari AR/VR ini, atau bahkan bisa jadi kalian sudah memainkannya secara langsung, nah bagaiman kalau kita gunakan teknologi ini sebagai medianya, ini juga pasti bukan kali pertama kalian menemukan kata – kata “AR/VR menjadi media belajar”.

 

contoh penjabaran bagaimana Game VR banyak peminatnya.

Salah satu show dari boyband korea BTS bermain Game VR, memperlihatkan bagaimana antusias mereka memainkan game VR ini, berbagai macam ekspresi kecerian mereka tampilkan saking asiknya sampai terbawa suasana dari game VR ini. So… what can make it be so fun …? Dari sensainyakah ?, dari objek- objek yang bergerak ? atau karena gambaran game yang berbeda dari biasanya ? berada di tempat yang tidak pernah di datangi sebelumnya , hanyut dalam ceritanya, bahkan  merasa diri sendiri seperti di bawa masuk kedalam movie sceen. Saking menariknya VR ini pasti banyak orang mau memainkannya lagi  dan lagi sampai – sampai hafal setiap bagian yang ada di dalam game itu.


nah… coba kita terapkan dari yang tadinya hanya game hiburan di ganti dan kita isi dangan segala macam data informasi seperti monumen bersejarah , tempat wisata, kuliner, satwa dan budaya untuk menambah pengetahuan anak, lalu kita berikan sensasi seakan mereka sedang ber petualang sampai ke tempat yang sulit untuk di capai secara fisik, buat objek – objeknya bergerak untuk memberikan kesan hidup, pemberian suara sebagai pemandu dari ceritanya, tampilan bentuk dan warna yang menarik dan sekaligus menjadi hiburan supaya anak ingin memainkannya lagi dan lagi hingga hafal di luar kepala.

Sangat di sayangkan tidak semua orang mampu memiliki kemampuan dan peralatan yang memadai untuk membuat VR ini , sedangkan pengetahuan ini seharusnya terbuka untuk umum, karena banyaknya keterbatasan , VR dialihkan menjadi AR. Memang tidak sebebas VR, namun AR hanya membutuhkan mobile phone untuk memberikan  kesan – kesan seperti yang sudah di sampaikan sebelumnya , mudah di dapat dan cukup membantukan.

 

pembuatan AR ini sudah ada di kota yogyakarata, salahsatunya bertempat di studio Clenovio. 3D blender dan unity dijadikan sebagai program 3D yang digunakan untuk pembuatan AR ini, untuk produk AR sendiri sudah tersebar luas dan mudah untuk di dapat oleh khalayak umum,silahkan kunjungi https://www.clenovio.com/ unutuk info lebih lanjut.

 

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Berita

Daycare atau Bersama Orang Tua? Mana yang lebih baik?

Kasih sayang kepada buah hati tentunya merupakan salah satu hal yang pasti dimiliki oleh setiap orangtua. Mereka tentunya menginginkan hal yang terbaik yang akan selalu diberikan kepada anak-anaknya. Namun sejatinya kini banyak orangtua yang sibuk Read more…

Berita

Sejarah Perkembangan Augmented Reality

Augmented Reality adalah sebuah teknologi yang ‘menggabungkan’ dimensi dunia nyata dan dimensi dunia maya, yang ditampilkan secara realtime (waktu nyata) dengan menggunakan kamera sebagai media yang menjembatani antara kedua dimensi. Teknologi Augmented Reality saat ini mulai Read more…

Berita

Mengenang sejarah melalui Teknologi AR/VR ? Bagaimana bisa ?

Yogyakarta merupakan kota istimewa yang selalu hadir untuk memberikan kesan istimewa pada setiap orang yang hadir untuk sekedar berliburan, atau menuntut ilmu hingga orang-orang yang memilih untuk tetap tinggal untuk menghabiskan masa tuanya di kota Read more…